Kompas.com - 25/01/2022, 13:12 WIB

KOMPAS.com - Belakangan ini marak diperbincangkan tentang pemuda bernama Ghozali yang mendadak kaya karena menjual swafoto (selfie) melalui Non-Fungible Token (NFT).

Selfie berjudul Ghozali Everyday ini dijual di platform marketplace OpenSea. Tak tanggung-tanggung, Ghozali berhasil meraup pundi-pundi rupiah mencapai Rp 1,5 miliar sejauh ini.

Masyarakat pun banyak yang mencari tahu tentang NFT dan berbondong-bondong melakukan hal yang sama dengan Ghozali untuk mendapatkan rupiah.

Namun penting diketahui apa sebenarnya, Non-Fungible Token (NFT) yang kini makin populer di Indonesia.

Baca juga: 6 PTN Terbaik Jurusan Ilmu Sosial Versi THE WUR 2022

NFT di Indonesia masih dalam tahap perkenalan awal

Menurut Dosen Departemen Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Padjadjaran (Unpad) Hamzah Ritchi, perkembangan NFT di Indonesia termasuk cepat seiring perkembangan industri tersebut di tingkat global.

Hal ini dimungkinkan seiring makin terbuka dan meningkatnya pemahaman mengenai blockchain, perdagangan mata uang kripto, serta infrastruktur teknologi yang makin menunjang.

"Jika dilihat dari pertama kalinya transaksi NFT dikenalkan oleh artis digital Kevin McCoy ada 2014, perkembangan NFT Indonesia pada 2021 termasuk cepat," kata Ritchi seperti dikutip dari laman Unpad, Selasa (25/1/2022).

Meski perkembangan NFT di Indonesia tergolong cepat, masyarakat masih berada dalam tahap perkenalan. Ritchi mengatakan, eksplorasi atas industri ini masih terus dilakukan. Pasca-larisnya tokenisasi swafoto Ghozali Everyday, eksperimen atas penjualan di OpenSea terus dilakukan.

Baca juga: Inovasi IPB, Ciptakan Alat Deteksi Kemanjuran Vaksin Covid-19

NFT merupakan bentuk aset kripto lain

Ritchi memaparkan, NFT merupakan bentuk aset kripto lain yang memanfaatkan infrastruktur blockchain. Blockchain sendiri dikenal sebagai platform dasar transaksi mata uang kripto.

Berbeda dengan mata uang fisik dan kripto, token NFT justru membedakan bahwa kopi aset satu dengan lainnya menjadi unik atau tidak sama (non-fungible).

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.