Kompas.com - 04/02/2022, 17:07 WIB

KOMPAS.com - Indonesia masih menghadapi permasalahan perbaikan gizi khususnya di kalangan anak-anak.

Salah satu yang jadi fokus perhatian pemerintah adalah pencegahan stunting pada anak. Pencegahan stunting ini juga berkaitan erat untuk mencetak generasi emas di masa yang akan datang.

Stunting atau kondisi gagal tumbuh pada bayi di bawah lima tahun menyebabkan banyak dampak negatif pada pertumbuhan anak. Kondisi itu sering dijadikan kambing hitam penyebab utama gigi anak terlambat tumbuh.

Pakar kedokteran gigi anak Universitas Airlangga (Unair), Tania Saskianti mengatakan, tidak semua keterlambatan pertumbuhan (erupsi) gigi disebabkan oleh stunting.

"Memang ada penelitian yang menunjukan bahwa stunting dapat menjadi salah satu faktor, namun tidak semua lambat erupsi pada gigi disebabkan karena stunting," kata Tania seperti dikutip dari laman Unair, Jumat (4/2/2022).

Baca juga: Cek 8 Jurusan Soshum Paling Favorit, Jadi Referensi Ikut SNMPTN 2022

Kaitan stunting dengan terlambatnya tumbuh gigi

Dia menjelaskan, stunting merupakan kondisi yang bisa menjadi penyebab dari adanya lambat erupsi, begitu pula sebaliknya.

"Jadi faktor-faktor penyebab stunting dapat menyebabkan lambat erupsi gigi. Seperti kurang stimulasi pada rahang untuk mengunyah yang menyebabkan gigi lambat tumbuh. Begitupun sebaliknya, keterlambatan tumbuh gigi bisa menyebabkan asupan makanan tidak optimal, dan akhirnya menyebabkan stunting," urai dosen asal Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Airlangga (FKG Unair) ini.

Untuk menghindari keduanya, lanjut Tania, perlu dilakukan edukasi guna mencegah kondisi tersebut terjadi pada anak.

Tania menerangkan, ada dua hal yang dapat dilakukan yaitu menghindari faktor penyebab stunting dan mendeteksi adanya tanda-tanda stunting.

Baca juga: Bantu Pembangunan Nasional, Unika Atma Jaya Luncurkan Pusat Kajian Mutakhir

Pentingnya 1.000 hari pertama kehidupan

Pada 1.000 hari pertama kehidupan, yaitu 270 hari kehamilan dan 730 hari pertama kehidupan merupakan periode emas untuk membangun pondasi kesehatan jangka panjang. Periode itu juga dapat dioptimalkan untuk mencegah kondisi stunting.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.