Kompas.com - 15/03/2022, 10:57 WIB

KOMPAS.com - Tim Spektronics Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) berhasil membawa pulang medali emas sebagai juara pertama ajang Process Engineering and Energy Days Universitas Indonesia (PGD UI) 2022 untuk kategori Creation (Chemical-Reaction Car Competition), Jumat (11/3/2022).

PGD UI merupakan acara besar tahunan yang diselenggarakan oleh Departemen Teknik Kimia UI sejak tahun 2004 yang berorientasi dalam penyelesaian permasalahan terkait energi dan industri kimia.

Ketua tim Spektronics ITS, Lulu Sekar Taji dari Departemen Teknik Kimia Industri mengatakan timnya menciptakan sebuah prototipe mobil berbahan bakar reaksi kimia yang disebut sebagai Chemical Engineering Car (Chem-E-Car).

Baca juga: 5 Ciri Orang Cerdas Bukan Hanya Dilihat dari IQ, Kamu Punya Ciri-cirinya?

Mobil berbahan bakar reaksi kimia sendiri merupakan model mobil yang menggunakan hasil dari reaksi bahan-bahan kimia sebagai tenaga penggerak.

Dalam kompetisi kali ini, Lulu menyampaikan bahwa prototipe besutan tim Spektronics ITS tersebut mengandalkan tekanan gas sebagai daya yang mampu menggerakkan mobil untuk maju.

“Kami membuat mobil berbasis reaksi kimia berupa tekanan yang sumber tenaganya berupa tekanan gas hasil reaksi Hydrogen Peroxide dan Ferric Chloride,” papar mahasiswi kelahiran Juni 2000 tersebut.

Inovasi itu pun berhasil membawa tim Spektronics ITS menjadi juara pertama dalam race day yang menjadi puncak dari rangkaian kegiatan PGD UI 2022.

Lulu berujar bahwa tantangan yang diajukan dalam perlombaan ini berupa akurasi dan presisi dari jarak tempuh mobil, di mana mobil rakitan peserta harus berjalan sejauh 9,5 meter dan berhenti di titik yang tepat sembari mengangkat beban berupa air dengan massa 200 mL.

Lulu juga memberikan gambaran terkait cara kerja Chem-E-Car, di mana prototipe itu menggunakan senyawa Hydrogen Peroxide dan Ferric Chloride yang kemudian bereaksi menghasilkan oksigen.

Baca juga: Pilihan Jurusan Kuliah Sesuai Kepribadian MBTI, Referensi SBMPTN 2022

Selanjutnya, oksigen dialirkan menuju transducer dan tekanan udara dibaca secara digital. Oksigen mengalami proses penyaringan untuk melepaskan cairan-cairan yang masih tersisa dari hasil reaksi untuk menghasilkan oksigen murni.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.