Kompas.com - 05/04/2017, 14:46 WIB
Alat berat tengah bekerja menggali timbunan tanah longsor di Dukuh Tingkil, Desa Banaran, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, Minggu ( 2/4/2017). Puluhan orang dilaporkan tertimbun. KOMPAS.COM/MUHLIS AL ALAWIAlat berat tengah bekerja menggali timbunan tanah longsor di Dukuh Tingkil, Desa Banaran, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, Minggu ( 2/4/2017). Puluhan orang dilaporkan tertimbun.
|
EditorAmir Sodikin

Boro-boro—tentu saja—orang Indonesia menghayati dan membuat langkah antisipasi bersama terhadap risiko bencana.

Jangankan lupa, bisa jadi banyak orang tak juga sadar bahwa Indonesia punya penyebutan lain, yaitu Negeri Cincin Api, negeri dengan beragam risiko bencana karena posisi geografis dan geologisnya.

Ahmad Arif—dalam artikelnya yang dimuat harian Kompas edisi 14 September 2011—menuliskan, nyaris tak sejengkal pun tanah di Nusantara yang luput dari ancaman gempa, selain Kalimantan, seperti  tertera dalam peta sejarah kegempaan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika.

Dalam artikel berjudul “Ekspedisi Kompas - Hidup Mati di Negeri Cincin Api” tersebut, Arif menuliskan pula bahwa gempa, tsunami, dan juga letusan gunung berapi telah menjadi bagian dari sejarah Nusantara dan terekam dalam mitologi serta dongeng kuno.

Tersusun dari ribuan pulau, Indonesia dilingkari jalur gempa paling aktif di dunia, Cincin Api Pasifik (Pacific Ring of Fire), sekaligus dibelit jalur gempa teraktif nomor dua di dunia, Sabuk Alpide (Alpide Belt).

Kondisi ini diperparah dengan tumbukan tiga lempeng benua, Indo-Australia dari sebelah selatan, Eurasia dari utara, dan Pasifik dari timur.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.