Terorisme, Kesehatan Jiwa, dan Cara Menghindarinya

Kompas.com - 21/05/2018, 07:58 WIB
Ilustrasi Terorisme ShutterstockIlustrasi Terorisme

Minggu lalu setelah peristiwa teror bom Surabaya seorang teman spontan berkata, “Perilaku teror bukan masalah agama, ini masalah kesehatan jiwa.” Beberapa teman mengiyakan.

Kurang lebih saya juga setuju. Bahwa pelakunya orang gila?

Tunggu dulu, masyarakat sekarang, apalagi netizen, mengaburkan istilah “gila” dan istilah “tidak sehat jiwa”.

Tidak ada istilah “gila” dalam panduan diagnosis psikologi manapun. Gila itu istilah budaya. Orang yang ingin selalu dihormati, kayak para pejabat itu juga gila. Gila hormat, gila kekuasaan, gila uang, makanya gaji ratusan juta selalu masih kurang. Itu juga namanya gila.

Karena merupakan turunan budaya, “gila” juga berubah seiring jalannya waktu. Kurang dari seratus tahun yang lalu, orang mau pergi ke bulan disebut orang gila. Jaman sekarang, orang pergi ke bulan adalah orang-orang cerdas yang lolos seleksi menjadi astronot.

Seseorang yang sehat jiwa adalah orang yang percaya diri, mandiri, memiliki relasi sehat dengan keluarga maupun lingkungan sekitar, dan punya rasa humor yang cukup.

Namun, tidak setiap waktu kita memiliki jiwa yang sehat. Perjalanan kesehatan jiwa juga mirip dengan perjalanan kesehatan fisik. Ada kalanya sehat, ada kalanya sakit.

Ketika sakit ada yang cepat sembuh mudah diobati, atau sembuh setelah beberapa waktu dirawat di rumah sakit, dan ada juga yang tidak bisa sembuh.

Begitu pula kesehatan jiwa, ada masa ketika seseorang kesehatan jiwanya merosot, bisa merosot sedikit bisa merosot banyak. Di sinilah masa paling rentan, masa-masa titik balik seseorang  mudah terpengaruh dan mudah dipengaruhi.

Tidak peduli dia kaya atau miskin, tidak peduli dia orang dewasa atau remaja, tidak peduli dia lulusan SMA, S2 atau seorang profesor.

Halaman:
Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X