Kompas.com - 12/02/2020, 15:25 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi

2. Kemungkinan belum memiliki akreditasi

Belum memiliki akreditasi, artinya prodi baru di kampus tersebut belum sepenuhnya memiliki kualitas yang baik. Walau begitu, kamu bisa melakukan pertimbangan melalui reputasi kampus atau luasnya lapangan pekerjaan yang membuka peluang untuk lulusan prodi tersebut.

3. Trial and error

Sebagai prodi baru yang mendapat perhatian lebih, pihak kampus sejatinya akan menerapkan proses belajar hingga melaksanakan kurikulum yang efektif. Namun, ada kemungkinan ada perubahan yang juga dilakukan sepanjang perjalanan.

Sehingga, sebagai angkatan awal, kemungkinan kamu akan menjadi "bahan" percobaan trial and error. Dengan begitu, kamu juga perlu mengikuti perubahan tersebut agar memiliki kompetensi yang diharapkan.

Baca juga: Pendaftaran Akun LTMPT untuk UTBK SBMPTN Diundur, Ini Jadwal Baru LTMPT

4. Tidak punya banyak senior

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Saat mengerjakan tugas harian, tugas akhir, maupun skripsi, mahasiswa yang jurusan lain mungkin memiliki banyak referensi. Sedangkan mahasiswa jurusan baru bisa jadi tak memiliki sama sekali, bahkan tidak punya banyak senior yang bisa ditanya.

Dengan kata lain, bila memilih prodi baru, kamu diharapkan memiliki semangat sebagai pembelajar yang aktif seperti memiliki ketertarikan untuk menerima, mengembangkan, bahkan menciptakan ide-ide selama proses belajar mengajar.

5. Perlu meyakinkan orang

Karena belum banyak yang tahu tentang prodi baru, kamu mungkin akan dituntut untuk meyakinkan orangtua hingga meyakinkan perusahaan tentang kompetensi yang didapat melalui prodi tersebut.

Apalagi prodi baru biasanya belum memiliki akreditasi atau prestasi yang diakui, sehingga kamu akan menjadi "perwakilan" yang akan mempresentasikan jurusan tersebut kepada banyak orang. Walau begitu, ini akan mendorong kamu menjadi lulusan yang berkualitas dan siap berkompetisi.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X