Disdik Depok Tak Liburkan Sekolah, Para Orangtua Diimbau Tak Perlu Khawatir Berlebihan dengan Corona

Kompas.com - 04/03/2020, 17:29 WIB
Suasana sekolah SD Bina Kheir di Depok, Jawa Barat, Selasa (3/3/2020) berjalan seperti biasa pasca-diumumkan dua warga Depok terjangkit virus corona. Siswa-siswa terlihat antusias melaksanakan kegiatan belajar mengajar. KOMPAS.com/WAHYU ADITYO PRODJOSuasana sekolah SD Bina Kheir di Depok, Jawa Barat, Selasa (3/3/2020) berjalan seperti biasa pasca-diumumkan dua warga Depok terjangkit virus corona. Siswa-siswa terlihat antusias melaksanakan kegiatan belajar mengajar.

KOMPAS.com - Kepala Dinas Pendidikan Kota Depok, Jawa Barat, Mohamad Thamrin menegaskan pihaknya tidak meliburkan sekolah-sekolah di Kota Depok pasca kasus virus corona di Depok. Ia mengimbau para orangtua tak perlu khawatir dan panik secara berlebihan.

"Kami tidak meliburkan sekolah-sekolah. Aktivitas tetep berjalan, asar di Depok juga tak perlu ditutup," kata Thamrin saat ditemui Kompas.com di Depok, kemarin.

Ia mengatakan, adanya pasien virus corona di Depok bukan pelajar, melainkan warga dewasa. Keputusan meliburkan aktivitas sekolah, lanjutnya, bisa saja diambil bila ada dugaan virus corona yang berpotensi terjadi penularan di sekolah.

"Saya rasa khawatirnya tak perlu berlebihan lah. Pak Walikota juga sudah menegaskan aktivitas berjalan seperti biasa. Depok tak perlu diisolasi," ujarnya.

Pihak Dinas Pendidikan Kota Depok nantinya akan memberikan surat edaran kepada sekolah agar tak perlu khawatir terkait virus corona di Depok. Thamrin menegaskan yang terpenting saat ini sekolah terus menerapkan Pola Hidup Bersih Sehat (PHBS).

"Orangtua sudah kami imbau berikan bekal untuk anak yang akan sekolah. Makanan dan minum sudah disiapkan dari rumah. Anak-anak bawa tempat makan sendiri. Itu sudah kami lakukan sebelum corona masuk di Kota Depok," ujar Thamrin.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Disdik Depok Akan Berikan Sosialisasi Pencegahan Corona ke Sekolah

Ia juga meminta orangtua untuk memperhatikan aktivitas dan kesehatan anak-anak. Stamina dan kondisi kesehatan adalah kunci untuk mencegah terkena penyakit seperti corona.

"Jadi tak berlebihan kegiatan di luar sekolah. Itu kita jaga agar anak tak melakukan kegiatan berlebihan di luar sekolah. Jaga pola makan. Kalau anak sudah lelah, malas makan. Orangtua juga harus kita lakukan pendekatan agar anak punya bekal makan siang di sekolah masing-masing," ujar Thamrin.

Tindakan preventif penularan penyakit, lanjutnya, tetap dilakukan bukan hanya karena ramai virus corona. Penerapan PHBS di satuan pendidikan telah dilakukan dengan kerja sama Dinas Kesehatan Kota Depok.

"Dengan kondisi ini, kami sudah meminta membuat himbauan spanduk PHBS, pencegahan virus corona sudah saya sampaikan. Nanti secara resmi saya akan buat ke sekolah-sekolah terkait hal ini. Sehingga kita sudah punya tindakan preventif tak hanya corona, tapi semua penyakit sudah kita sikapi di setiap unit pendidikan," tambah Thamrin.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X