Kompas.com - 04/03/2020, 18:05 WIB
Suasana SD Mardi Yuana di Depok, Jawa Barat, Selasa (3/3/2020) berjalan seperti biasa pasca-diumumkan dua warga Depok terjangkit virus corona. Siswa-siswa terlihat antusias melaksanakan kegiatan belajar mengajar. KOMPAS.com/WAHYU ADITYO PRODJOSuasana SD Mardi Yuana di Depok, Jawa Barat, Selasa (3/3/2020) berjalan seperti biasa pasca-diumumkan dua warga Depok terjangkit virus corona. Siswa-siswa terlihat antusias melaksanakan kegiatan belajar mengajar.

KOMPAS.com - Kepala Dinas Pendidikan Kota Depok, Jawa Barat, Mohamad Thamrin mengimbau para orangtua siswa di Depok agar memperhatikan pencegahan penularan penyakit seperti corona dengan Pola Hidup Bersih Sehat. Selain itu, ia juga memberikan sejumlah tips untuk para orangtua untuk menjaga anak tetap dalam kondisi fit.

"Sebenarnya, bukan hanya dunia pendidikan. Semua masyarakat harus waspada tapi jangan berlebihan. gerakan pencegahan itu lebih baik daripada mengobati," ujar Thamrin saat ditemui Kompas.com di Depok, kemarin. 

Ia meminta orangtua untuk memberikan bekal makanan dan minuman untuk sekolah. Orangtua lebih baik menyiapkan makanan dan minuman dari rumah.

"Anak-anak bawa tempat makan sendiri. Itu sudah kami lakukan sebelum corona masuk ke Kota Depok," tambah Thamrin.

Baca juga: Disdik Depok Akan Berikan Sosialisasi Pencegahan Corona ke Sekolah

Orangtua juga diimbau untuk memperhatikan pola makan anak setiap harinya. Anak mesti dipastikan untuk makan dengan teratur.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Jaga pola makan. Anak sudah lelah, (biasanya) malas makan. Orang tua juga harus kita lakukan pendekatan agar anak punya bekal makan siang di sekolah masing-masing," ujar Thamrin.

Thamrin juga meminta orangtua agar terus mengajarkan anak-anak untuk mencuci tangan. Di sekolah-sekolah, juga tersedia wastafel, sabun cair, dan disinfektan.

"Kemudian anak-anak kita harapkan jaga stamina, kondisi kesehatannya. Jadi tak berlebihan kegiatan di luar sekolah. Itu kita jaga agar anak tak melakukan kegiatan berlebihan di luar sekolah," tambah Thamrin.

Para orangtua juga diminta tak perlu khawatir dan panik secara berlebihan. Pihak Dinas Pendidikan Kota Depok, lanjutnya, telah meminta sekolah untuk terus menerapkan gerakan Pola Hidup Bersih Sehat di sekolah.

Kegiatan belajar mengajar tetap berjalan

 

Kegiatan belajar mengajar sekolah-sekolah di Depok, Jawa Barat, Selasa (3/3/2020) berjalan seperti biasa pasca-diumumkan dua warga Depok terjangkit virus corona. Siswa-siswa terlihat antusias melaksanakan kegiatan belajar mengajar.

"Hari ini kegiatan belajar mengajar berjalan dengan seperti biasa. Semua lancar, Madrasah Ibtidaiyah dan Madrasah Aliyah tetap melaksanakan kegiatan belajar mengajar," ujar Thamrin.

Kompas.com memantau sejumlah sekolah di Depok khususnya di Kecamatan Beji, Pancoran Mas, dan Sukmajaya. Kegiatan belajar mengajar seperti di Sekolah Islam Hamidiyah, Cakrabuana, SD Mardi yuana, SD Yaspen Karakter Bangsa Plus, dan SD Bina Kheir tetap berjalan.

Baca juga: Disdik Depok Tak Liburkan Sekolah, Para Orangtua Diimbau Tak Perlu Khawatir Berlebihan dengan Corona

Siswa-siswa tetap belajar di kelas dan juga tetap bermain bersama teman di lapangan. Guru-guru juga terlihat antusias untuk mengajar.

Siswa-siswa baik dari SD hingga SMA juga terpantau masih beraktivitas di sekitar Jalan Siliwangi, Depok. Siswa-siswa terlihat menggunakan seragam sekolah dan beraktivitas mulai dari bercengkerama bersama teman, wisata kuliner, dan lainnya.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.