4 Kunci Pembelajaran di Rumah Bermakna dan Menyenangkan dari Sekolah Kharisma Bangsa

Kompas.com - 14/04/2020, 18:26 WIB
Sekolah Kharisma Bangsa di Pondok Cabe, Tangerang Selatan, terhitung 19 Maret 2020, telah melakukan kebijakan pembelajaran dari rumah sebagai bentuk tanggap darurat mencegah penyebaran virus corona. DOK. KHARISMA BANGSA SCHOOLSekolah Kharisma Bangsa di Pondok Cabe, Tangerang Selatan, terhitung 19 Maret 2020, telah melakukan kebijakan pembelajaran dari rumah sebagai bentuk tanggap darurat mencegah penyebaran virus corona.

KOMPAS.com - Kebijakan " Belajar dari Rumah" yang diambil Kemendikbud sebagai upaya mencegah penyebaran wabah Covid-19 hampir memasuki minggu keempat.

Hampir seluruh pemerintah daerah telah menerapkan kebijakan ini sebagai bentuk memprioritaskan keselamatan peserta didik.

Salah satunya Sekolah Kharisma Bangsa, sekolah swasta di Pondok Cabe, Tangerang Selatan, terhitung 19 Maret 2020, juga telah memutuskan melakukan kebijakan pembelajaran dari rumah sebagai bentuk tanggap darurat mencegah penyebaran virus corona.

Pembelajaran secara daring sebenarnya bukanlah hal baru untuk Sekolah Kharisma Bangsa.

Sejak 3 tahun terakhir, sekolah berbasis Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) dan mengadopsi kurikulum Cambridge ini, telah menerapkan technology integrated classroom.

"Sistem pembelajaran daring ini tidak mengurangi kualitas dan produktivitas sivitas Kharisma Bangsa," ujar Ia menjelaskan, kunci efektifitas sistem pembelajaran daring adalah bagaimana seorang guru tetap kreatif untuk menyajikan pembelajaran daring secara menyenangkan dan mudah dimengerti sehingga para siswa tidak merasa bosan dan tetap produktif di rumah.

Baca juga: Keren, Sekolah Ini Undang Enes Kanter Pebasket NBA Jadi Guru Tamu Belajar di Rumah

Harapan, program belajar dari rumah ini dapat memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi siswa, tanpa terbebani tuntutan menuntaskan seluruh capaian kurikulum untuk kenaikan kelas maupun kelulusan.

 

4 kunci pembelajaran daring

Sandra Susanto kemudian menjelaskan setidaknya ada 4 kunci sekaligus tantangan agar pembelajaran jarak jauh atau online learning ini dapat menjadi pembelajaran bermakna dan menyenangkan untuk siswa:

 

1. Kemampuan guru memanfaatkan teknologi

Pertama untuk menunjukkan kemampuan guru dalam memanfaatkan media teknologi dengan presentasi Zoom, penugasan via Google Classroom, pre-test atau post-test dengan Quizizz, dan pemberian tugas proyek dengan pemanfaatan Google Drive, presentasi interaktif dengan Peardeck, dan lain-lain.

Hal ini mutlak harus dilakukan untuk mentransfer knowledge kepada peserta didik secara menarik dan efektif.

2. Pembelajaran terencana dan efektif

Kedua menyajikan pembelajaran terencana dan efektif dalam keterbatasan waktu. Hal ini bisa dilakukan dengan mempersiapkan quality lesson plan dan mengatur langkah-langkah pembelajaran yang detail.

Guru dan siswa dapat menetapkan tujuan pembelajaran sesuai ketersediaan waktu dan memilih materi yang akan disampaikan dengan langkah-langkah tepat dan akurat. Di sini guru dituntut pula untuk mengatur waktu dengan baik.

3. Menyatukan persepsi dan konsentrasi siswa

Ketiga adalah bagaimana guru mampu menyatukan persepsi dan konsentrasi anak-anak didik yang serba berjauhan.

Ini hanya bisa dilakukan oleh guru yang memiliki visi jelas dalam pembelajaran dan mampu menjalin ikatan batin dengan siswa dengan melakukan perannya sebagai motivator, fasilitator, mediator, dan komunikator.

Baca juga: Belajar di Rumah, 6 Langkah Beri Siswa Tugas Membahagiakan

4. Penguatan karakter siswa

Keempat menyampaikan pesan untuk menjadi anak tangguh mengingat dalam kondisi masyarakat sedang diuji secara fisik dan mental akibat penyebaran Covid-19 yang berdampak kepada pembelajaran siswa menjadi serba terbatas dalam berkomunikasi, berinteraksi, dan berkreasi.

Siswa didorong mampu beradaptasi dengan hal-hal baru.

Kolaborasi penting guru dan orangtua

Sekolah Kharisma Bangsa, di Pondok Cabe, Tangerang Selatan, terhitung 19 Maret 2020, telah melakukan kebijakan pembelajaran dari rumah sebagai bentuk tanggap darurat mencegah penyebaran virus corona.DOK. KHARISMA BANGSA Sekolah Kharisma Bangsa, di Pondok Cabe, Tangerang Selatan, terhitung 19 Maret 2020, telah melakukan kebijakan pembelajaran dari rumah sebagai bentuk tanggap darurat mencegah penyebaran virus corona.
 

Di samping peran orangtua siswa, guru juga memiliki peran strategis membuat tangguh siswa dengan berusaha memotivasi mereka untuk disiplin belajar, semangat melaksanakan tugas, aktif dalam sesi presentasi, dan menghidupkan interaksi online dengan guru dan teman, dan tetap berusaha berkarya melalui pemanfaatan berbagai media dan sumber belajar.

Untuk itu perlu didorong terciptanya kolaborasi antara orangtua dan pihak sekolah. Guru harus kreatif dalam meramu materi, menggunakan metode menyenangkan, dan memberikan tugas yang dapat menstimulasi siswa bertanya kepada kepada guru, teman sekelas, maupun orangtua.

Hal ini dapat mendorong kolaborasi antara orangtua dan siswa dalam membantu kebutuhan belajar siswa.

Baca juga: Belajar dari Program Harian Belajar di Rumah ala Fatih Putri School Aceh

Pembelajaran dan penugasan online menuntut orangtua ikut aktif melihat bagaimana aktivitas anak-anak bahkan bisa menjadi teman dan motivator dalam belajar anak.

Sedangkan di pihak lain guru terus melakukan kontrol dan umpan balik melalui media daring tersebut untuk dapat memastikan siswa semuanya melaksanakan tugas yang diberikan dengan baik.

Belajar menyenangkan dan bermakna

Konsep pembelajaran bermakna dan menyenangkan juga dilaksanakan SD Kharisma Bangsa. Terinspirasi pandemi ini, SD Kharisma Bangsa membuat project lagu yang digunakan sebagai kampanye mengurangi penyebaran virus melalui pelajaran musik.

"Anak-anak akan menghafal dan menyanyikan bersama di pelajaran musik. Kami juga memberikan project utk anak menyanyikannya dengan keluarga dan diiringi alat musik, ujar Zubaidah, Kepala Sekolah SD Kharisma Bangsa.

Selain memberikan informasi dasar tentang virus corona dalam bahasa sederhana, lagu ini juga mengkampanyekan pola hidup sehat sebagai upaya menanggulangi penyebaran virus Covid-19.

Zubaidah berharap hal ini bisa menginspirasi gerakan bersama untuk mencegah virus corona dan memberikan pengalaman positif untuk anak-anak selama pandemi ini. 

"Semoga wabah ini segera berlalu dan yang paling penting adalah semoga dengan pembelajaran online ini meninggalkan pengalaman positif untuk para siswa dan tenaga pendidik dan juga tentunya orang tua yang memiliki peran utama dalam mensupport sistem pembelajaran dari rumah ini," tutup Zubaidah.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

9 PTN Raih Penghargaan Anugerah Keterbukaan Informasi Publik 2020

9 PTN Raih Penghargaan Anugerah Keterbukaan Informasi Publik 2020

Edukasi
Hari Guru Nasional, Mendikbud: Terima Kasih Telah Menjadi Pelukis Masa Depan Indonesia

Hari Guru Nasional, Mendikbud: Terima Kasih Telah Menjadi Pelukis Masa Depan Indonesia

Edukasi
Apresiasi Guru, Tanoto Gelar 'Facilitator Gathering' Tingkatkan Kualitas Pembelajaran

Apresiasi Guru, Tanoto Gelar "Facilitator Gathering" Tingkatkan Kualitas Pembelajaran

Edu
Masih Sedikit, Pemda Diminta Ajukan Formasi Rekrutmen Guru Honorer PPPK

Masih Sedikit, Pemda Diminta Ajukan Formasi Rekrutmen Guru Honorer PPPK

Edu
500.000 Siswa Madrasah Akan Nikmati Belajar Digital Tahun 2021

500.000 Siswa Madrasah Akan Nikmati Belajar Digital Tahun 2021

Edu
Lustrum XII Ikatan Alumni, ITS Gelar Kompetisi Start Up hingga Turnamen Golf

Lustrum XII Ikatan Alumni, ITS Gelar Kompetisi Start Up hingga Turnamen Golf

Edukasi
Hari Guru Nasional 2020, Mendikbud: Profesi Guru Mulia dan Terhormat

Hari Guru Nasional 2020, Mendikbud: Profesi Guru Mulia dan Terhormat

Edu
Fakultas Teknik UI Buat Perangkat Lunak Prediksi Kerusakan Pipa Gas

Fakultas Teknik UI Buat Perangkat Lunak Prediksi Kerusakan Pipa Gas

Edukasi
Mendikbud Jelaskan 9 Program Pendidikan Masa Pandemi di Hari Guru Nasional

Mendikbud Jelaskan 9 Program Pendidikan Masa Pandemi di Hari Guru Nasional

Edu
Hari Guru Nadional 2020, Mendikbud: Rekrutmen Guru Honorer Jadi Bentuk Apresiasi

Hari Guru Nadional 2020, Mendikbud: Rekrutmen Guru Honorer Jadi Bentuk Apresiasi

Edu
Hari Guru Nasional, Nadiem Ajak Guru Jadi Teladan Semangat Pantang Menyerah

Hari Guru Nasional, Nadiem Ajak Guru Jadi Teladan Semangat Pantang Menyerah

Edu
Hari Guru Nasional, Kemendikbud: Peran Guru dalam Sejarah Bangsa Sungguh Besar

Hari Guru Nasional, Kemendikbud: Peran Guru dalam Sejarah Bangsa Sungguh Besar

Edu
Panduan Orangtua SD Dampingi Belajar dari Rumah di TVRI, 25 November 2020

Panduan Orangtua SD Dampingi Belajar dari Rumah di TVRI, 25 November 2020

Edukasi
Jadwal TVRI Belajar dari Rumah Hari Ini, Rabu 25 November 2020

Jadwal TVRI Belajar dari Rumah Hari Ini, Rabu 25 November 2020

Edu
Jadwal TVRI Belajar dari Rumah, Rabu 25 November 2020

Jadwal TVRI Belajar dari Rumah, Rabu 25 November 2020

Edu
Close Ads X