Di Rumah Aja, Ini Tips Manajemen Waktu agar Tetap Produktif dan Terhindar dari Stres

Kompas.com - 20/04/2020, 07:00 WIB
Seorang anak menyimak pembelajaran yang disiarkan melalui Televisi Republik Indonesia (TVRI) di Kelurahan Gladak Anyar, Pamekasan, Jawa Timur, Senin (13/4/2020). Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menyiapkan 720 episode untuk penayangan Belajar dari Rumah selama 90 hari untuk PAUD hingga SMA melalui TVRI. ANTARA FOTO/SAIFUL BAHRISeorang anak menyimak pembelajaran yang disiarkan melalui Televisi Republik Indonesia (TVRI) di Kelurahan Gladak Anyar, Pamekasan, Jawa Timur, Senin (13/4/2020). Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menyiapkan 720 episode untuk penayangan Belajar dari Rumah selama 90 hari untuk PAUD hingga SMA melalui TVRI.

KOMPAS.com - Kebijakan "di rumah aja" sudah berjalan selama satu bulan. Hal ini mengakibatkan banyak perubahan dalam kehidupan masyarakat, salah satunya adalah pemanfaatan sebagian besar waktu beraktivitas di rumah.

Pada awalnya melakukan semua kegiatan di rumah aja disambut gembira oleh anggota keluarga karena suasananya homey.

Rutinitas kegiatan di rumah aja lama-kelamaan mulai jenuh dan berkurangnya interaksi sosial dengan teman sekolah/guru atau teman kantor. Hal itu dapat menyebabkan seseorang sangat rentan mengalami stres, bahkan bisa mengganggu kondisi kesehatan.

Untuk itu, perlu dilakukan manajemen waktu agar tetap produktif dan efektif tanpa disertai perasaan tertekan atau cemas walaupun semua aktivitas dilakukan di rumah.

Lilik Noor Yulianti, Kepala Divisi Ilmu Konsumen dan Ekonomi Keluarga, Departemen Ilmu Keluarga dan Konsumen, Fakultas Ekologi Manusia (Fema) IPB University dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, mengatakan bahwa sebelum melakukan praktik manajemen waktu, kita perlu menata cara berpikir lebih dahulu tentang prinsip di rumah saja.

Ini merupakan satu-satunya pilihan yang harus kita jalani sebagai hal positif tentang waktu yang akan dikelola dengan beraktivitas di rumah.

“Suatu kesempatan yang mungkin jarang terjadi, kecuali pada saat hari libur atau ada momen khusus sehingga terjalin kebersamaan di keluarga. Sebelum kebijakan stay at home dilaksanakan, kemungkinan besar orangtua bekerja lebih banyak menghabiskan waktu di luar rumah," kata Lilik.

Baca juga: 9 Tips untuk Orantua agar Belajar dari Rumah lewat TVRI Berjalan Lancar

Selain itu, anak sekolah dengan sistem kurikulum yang padat menyita sebagian besar waktunya beraktivitas di sekolah atau di luar rumah.

"Oleh karena itu, kejadian ini harus disyukuri sebagai dasar untuk melakukan aktivitas yang produktif karena menjadi lebih hemat dan banyak waktu dihabiskan bersama keluarga,“ jelas Lilik.

Ia menambahkan, “Oleh karena itu, sebaiknya kita dapat memanfaatkan waktu dengan baik agar supaya tidak kehilangan momen yang amat berharga:.

Lilik mengatakan, ada tiga tips manajemen waktu yang baik yang perlu dikelola secara efektif. Pertama, rencanakan aktivitas atau kegiatan. Kedua, laksanakan apa yang sudah direncanakan. Ketiga, monitoring serta evaluasi dari kegiatan yang telah dilakukan.

Perencanaan matang

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X