Kompas.com - 11/05/2020, 13:33 WIB
|

Mereka adalah Andoyo (Perning), Atmowidjojo, dan Toto Marsono (Sangiran) yang bekerja keras membantu peneliti asing mengangkat tulang-tulang langsung dari lapisan tanah, yang mana kelak menjadi sumber pengetahuan mengenai manusia purba dan lingkungannya.

Raden Saleh

Selama menetap 22 tahun di Eropa, Raden Saleh, sang pelukis tersohor yang dijuluki "Sang Pelukis Raja", tidak hanya melukis, tetapi juga mempelajari berbagai bildang ilmu.

Antara lain matematika, ukur tanah, paleontologi, dan lain-lain. Sekembalinya ke Jawa, ide-ide ilmiahnya disalurkan melalui berbagai laporan ilmiah eksplorasi di Pulau Jawa.

Dia menemukan tulang tua dan menerapkan metode ilmiah untuk mengabadikannya, mencatat lokasi penggalian, deskripsi, hingga analisa temuan fosil.

Di mata peneliti asing seperti Eugene Dubois, LJC van Es, dan GHR von Koenigswald, andilnya dalam bidang paleontologi sudah diakui.

Warga pribumi

Tak hanya itu saja, ada warga pribumi lain yang jadi pahlawan lokal, seperti:

1. Andoyo adalah pegawai yang membantu pejabat Hindia Belanda untuk urusan survei wilayah (leering opnemer), memiliki pengetahuan paleontology dan stratigrafi.

2. Atmowidjojo, yang tidak terlatih menulis catatan temuan di lapangan dan menandai lokasi penemuan di peta geologi, merupakan sosok pribumi penting yang mendampingi von Koenigswald di Sangiran selama hampir sepuluh tahun.

Pada tahun 1937 dia menemukan fosil Sangiran 2, berupa atap tengkorak yang tersusun dari 40 pecahan

3. Toto Marsono adalah tokoh dengan peran beragam dan memiliki catatan panjang dalam keterlibatannya mencari fosil prasejarah di Sangiran.

Baca juga: Guru, Ini Tips Pembelajaran Jarak Jauh dari Mendikbud Nadiem Makarim

Sebagai Kepala Desa Krikilan saat itu, Toto merupakan penghubung antara masyarakat dengan peneliti. Dia menyediakan rumahnya sebagai tempat von Koenigswald menginap.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.