Akademisi ITB: Banyak Manfaat Terapi Hutan di Era New Normal

Kompas.com - 07/08/2020, 09:56 WIB
Ilustrasi hutan. Ilustrasi hutan.
|
  • kesehatan dan keamanan
  • potensi wisatawan domestik
  • pemanfaatan teknologi infomasi
  • kolaborasi untuk pemulihan pariwisata

"Sampai saat ini rencana pembukaan kembali daerah wisata sekitar 29 site, lalu persiapan pembukaan hanya untuk daerah kabupaten zona kuning dan hijau," ujarnya seperti dikutip dari laman ITB, Kamis (6/8/2020).

Dijelaskan, semua itu dimulai dari 10-20 persen pengunjung. Sebelum dibuka perlu dilakukan simulasi terpadu di setiap titik.

Tak hanya itu saja, pada pembukaan juga hanya dibuka satu titik agar bisa terkontrol, dan dievaluasi setiap minggu oleh tim untuk memastikan kesehatan dan keamanan.

Perbaiki psikologi di era new normal

Sementara Dr. Hikmat Ramdan, Anggota Kelompok Keilmuan Manajemen Sumber Daya Hayati (MSDH) SITH ITB, menjelaskan "prospek healing forest di era new normal".

Healing forest menjadi suatu konsep yang potensial untuk dikembangkan dalam kehutanan karena berhubungan dengan masalah kesehatan dan psikologi.

Selama wabah Covid-19 terjadi, tentunya manusia seperti berada di dalam "sangkar". Hal ini akan memunculkan reaksi emosional yang dinamakan cabin fever syndrome.

Baca juga: Kisah Hidup Sederhana Anak Penjaga Hutan, Kini Kuliah S3 di Jepang

Yaitu reaksi emosi yang muncul akibat terlalu lama menjalani isolasi atau karantina di dalam rumah atau satu tempat dalam waktu yang lama.

Ada 15 gejala yang muncul dalam reaksi ini yaitu merasa gelisah, mudah tersinggung, motivasi turun, jenuh berkepanjangan, sulit konsentrasi, suasana hati tidak jelas, tidak sabaran, merasa letih, tidak percaya kepada orang lain, dan perubahan pola tidur.

Maka dari itu, new normal menjadi kesempatan untuk memperbaiki psikologi seseorang akibat karantina yang terlampau lama.

"Dibukanya kawasan wisata di era new normal dapat menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk menyembuhkan diri sendiri dengan pergi menuju kawasan konservasi alam dan menikmati lingkungan sekitarnya," ujar Dr. Hikmat.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X