Kompas.com - 03/09/2020, 14:00 WIB
|

Indonesia merupakan negara tropis yang banyak keanekaragaman hayati seperti toga yang dapat dimanfaatkan dan cenderung lebih murah dari pada buatan pabrik.

Jika tidak memiliki perkarangan yang luas, menanam tanaman obat dapat dilakukan dengan media tanam vertikal dengan botol bekas atau polybag.

Fungsi toga:

  • meningkatkan gizi dan kesehatan
  • sarana penghijauan
  • mencegah penyakit secara herbal atau alami

"Mengonsumsi obat kimia dapat membuat ginjal bekerja lebih banyak lagi. Tanaman herbal dapat dijadikan pilihan atau alternatif yang dapat dikombinasikan dengan tanaman herbal lainnya," jelasnya.

Akademisi UNS, Dr. Sugihardjo menyampaikan materi tentang perilaku yang mencerminkan prinsip ekologi. Menurut dia, saat ini pencemaran udara, air, dan tanah semakin meningkat.

Kendala yang muncul:

  • bencana alam semakin menjadi
  • flora dan fauna banyak yang punah
  • munculnya penyakit baru

Pentingnya menanam toga

Untuk mengatasi masalah tersebut pemerintah dapat memberi pemahaman agar masyarakat mengenal lebih lanjut tentang lingkungan.

"Salah satu upaya untuk mewujudkan hal tersebut yakni dengan mengadakan sekolah adiwiyata yang memanfaatkan tanaman toga," kata Sugihardjo.

Menurut dia, masyarakat saat ini harus memiliki kesadaran untuk menanam tanaman yang bermanfaat dan dapat meningkatkan nilai ekonomi.

"Ekologi makhluk merupakan timbal balik antara makhluk hidup dengan lingkungan hidupnya. Toga dapat membentuk iklim mikro yang sejuk dan nyaman di lingkungan rumah," jelasnya.

Untuk itu, perlu adanya keterlibatan masyarakat khususnya siswa SD, SMP, hingga SMA untuk menjadi agen-agen yang mendukung penanaman toga sebagai upaya menyediakan kemandirian obat baik di lingkungan sekolah maupun rumah.

Baca juga: Maba Dokter Spesialis UNS Harus Miliki Bekal Paket Komplet

Namun, agar semua tercapai maka perlu dukungan dari orang tua, guru, dan masyarakat. Tentu agar masyarakat bisa menjaga kesehatannya di tengah pandemi Covid-19 ini.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.