Kompas.com - 05/04/2021, 20:38 WIB
Ilustrasi mahasiswa Dok. PixabayIlustrasi mahasiswa
Penulis Dian Ihsan
|
Editor Dian Ihsan

KOMPAS.com - Mahasiswa fresh graduate atau lulusan baru pastinya ingin memasuki dunia kerja.

Sebelum memasuki dunia kerja, ada beberapa tahapan seleksi yang dilakukan oleh tiap perusahaan, salah satunya psikotes.

Baca juga: Mahasiswa, Ikuti 5 Tips Investasi Agar Peroleh Cuan

Psikotes menjadi momok tersendiri bagi pelamar kerja, baik mahasiswa fresh graduate maupun yang sudah berpengalaman.

Nyatanya, banyak orang yang kesulitan, sehingga mereka gagal dalam psikotes.

Saat ini, memang sebagian besar perusahaan menerapkan psikotes untuk mengukur sejauh mana kemampuan calon karyawannya.

Merangkum laman UPN Veteran Yogyakarta, Senin (5/4/2021) memberitahukan ada tujuh faktor penyebab kesalahan mahasiswa fresh graduate atau berpengalaman saat menjalankan psikotes.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tujuh faktor itu diuraikan oleh Praktisi Corporate HR dan Pengembangan SDM, Desha Setiardi.

Dia merupakan alumni dari mahasiswa UPN Veteran Yogyakarta, yang juga pernah menjadi Research Assistant Professor.

Mari simak secara seksama penjalasannya seperti di bawah ini.

1. Peserta psikotes datang terlambat

Biasanya peserta yang datang terlambat, maka akan panik dan terburu-buru. 

Baca juga: 5 Cara Ampuh Investasi Saham untuk Pendidikan Anak

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X