Kompas.com - 05/04/2021, 20:38 WIB
Ilustrasi mahasiswa Dok. PixabayIlustrasi mahasiswa
Penulis Dian Ihsan
|
Editor Dian Ihsan

Biasanya soal-soal yang disajikan dalam psikotes memiliki jumlah yang banyak. Terkadang peserta jadi kehilangan konsentrasi.

Maka dari itu, kamu harus mengerjakan soal yang mudah terlebih dahulu.

5. Perserta psikotes tidak percaya diri

Semua peserta yang sedang mengerjakan psikotes harus percaya diri.

Bila tidak, maka akan memberikan dampak negatif bagi kamu.

Baca juga: Mendikbud: Sekolah Tatap Muka Tidak Bisa Digantikan

Dengan kepercayaan diri, maka kamu akan memiliki rasa optimis.

6. Peserta psikotes tidak memberikan jawaban yang jujur

Apabila peserta tidak memberikan jawaban yang jujur saat mengerjakan psikotes, ini juga bisa menyebabkan kegagalan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Oleh sebab itu, kamu harus jujur, karena mungkin potensi yang selama ini terpendam justru terlhat saat mengerjakan semua soal psikotes.

7. Peserta psikotes tidak belajar

Faktor kegagalan terakhir adalah tidak belajar terkait pertanyaan atau pengetahuan yang akan muncul saat mengikuti psikotes.

Jadi, kamu harus rajin belajar dan berlatih soal.

Baca juga: Mendikbud Tegaskan Kuota Sekolah Tatap Muka Hanya 50 Persen

Apalagi saat ini berbagai judul latihan soal bertebaran di toko buku. Kamu juga bisa mengunduh aplikasi psikotes lewat ponsel pintar.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.