Program Pintar
Praktik baik dan gagasan pendidikan

Kolom berbagi praktik baik dan gagasan untuk peningkatan kualitas pendidikan. Kolom ini didukung oleh Tanoto Foundation dan dipersembahkan dari dan untuk para penggerak pendidikan, baik guru, kepala sekolah, pengawas sekolah, dosen, dan pemangku kepentingan lain, dalam dunia pendidikan untuk saling menginspirasi.

Refleksi Hari Pendidikan Nasional: Jangan Abaikan Akselerasi Literasi

Kompas.com - 02/05/2021, 17:21 WIB
Ibu Sampurna, guru SDN 005 Kuala Tungkal, Jambi berhasil mendorong siswanya membuat pojok baca di rumah masing-masing siswa. DOK. TANOTO FOUNDATIONIbu Sampurna, guru SDN 005 Kuala Tungkal, Jambi berhasil mendorong siswanya membuat pojok baca di rumah masing-masing siswa.

Sekelompok anak usia sekolah dasar bermain dengan rentang perbedaan usia mereka 2-3 tahun dan ada adik yang ikut kakaknya bermain.

Anak-anak ini berada dalam satu lingkungan: salah seorang diantaranya bawa hamster dalam kandang kecil sederhana yang bisa dijinjing kemana-mana dan salah satu lagi menggendong kucing kampung biasa.

Hanya bemula dari si kucing menggigit-gigit tubuhnya timbul pertanyaan, komentar dan pendapat ala anak-anak sesuai dengan usianya. Layaknya diskusi di kelas. Dalam kelompok ini, timbul komentar mengapa kucing tersebut mengigit-gigit tubuhnya apa tidak sakit.

Anak yang lebih besar menyuruh teman bermainnya yang mencari kutu kucing pada teman yang membawa gawai.

Mereka dapat gambaran yang jelas tentang kutu kucing lewat gawai. Istimewanya, karena hanya satu yang membawa gawai, ia membaca nyaring informasi tentang kutu kucing tersebut.

Anak anak yang lain antusias mendengar/menyimak. Setelah selesai dibacakan, ada bersuara lantang mengajak mencari infomasi lain dari referensi dokter hewan. Gambaran yang menunjukan tingkat literasi dari anak kelas tinggi!

Informasi yang didapatkan menyatu dengan informasi lain yang terkait, seperti bagaimana kucing mengatasi rasa gatal tersebut dan bahayanya serta cara sederhana mengatasinya kemudian mereka bergantian melihat gambar kutu kucing, kucing sehat, kucing yang terserang kutu akut dan lain-lain secara bergantian.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Bappenas dan Perpusnas Perkuat Fungsi Literasi sebagai Daya Ungkit Ekonomi

Hal ini sangat menarik bagi mereka. Berdasarkan informasi tersebut mereka seperti berdiskusi ala anak-anak: saling berpendapat, komentar dan mengatakan pengalaman pribadinya tentang kucing disekitar mereka.

Adik mereka yang lebih kecil serius mendengarkan dan mengikuti gambar yang ada. Diskusi dan pengamatan mereka lanjut ke hamster tetap menggunakan dawai sebagai sumber informasinya.

Seru, mengalir lancar, sambil bermain dan gembira sambil melompat lompat khasnya anak-anak.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.