Kompas.com - 13/01/2022, 16:39 WIB

KOMPAS.com - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menyatakan menerima 37.381 laporan perundungan selama kurun waktu 2011 hingga 2019.

Dari jumlah tersebut, setidaknya 2.473 kasus perundungan terjadi di dunia pendidikan. Sementara itu, data dari UNICEF menunjukkan ada sekitar 41 persen siswa berusia 15 tahun di Indonesia yang pernah mengalami perundungan lebih dari satu kali.

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbud Ristek) Nadiem Makarim memasukkan perundungan sebagai salah satu dari "tiga dosa besar" dalam dunia pendidikan karena menimbulkan efek buruk berjangka panjang bagi korban.

Baca juga: 5 Jenis Pekerjaan Paling Dibutuhkan di Metaverse, Mahasiswa Harus Tahu

Sebuah survei yang digagas Yaqoot Fatima dengan melibatkan 280.000 siswa berusia 13 hingga 17 tahun di 90 negara menunjukkan, perundungan melipatgandakan risiko bunuh diri pada korban-korbannya.

Bunuh diri disebut menjadi salah satu penyebab utama kematian remaja penyintas perundungan.

Minimnya akses ke psikolog atau psikiater, biaya yang tidak murah, dan kekhawatiran atas stigma sosial di masyarakat, menjadi tantangan upaya bantuan bagi penyintas perundungan.

Peduli terhadap kondisi ini, Tim Gabungan Lintas Program Studi Ilmu Komputer dan Komunikasi Universitas Pertamina yang diketuai oleh Intan Oktafiani menginisiasi pembuatan aplikasi untuk mengurangi trauma perundungan yang dialami oleh anak dan remaja.

“Aplikasi berbasis android yang kami beri nama "Healing UP" ini dapat diunduh secara gratis dan diakses melalui smartphone. Selain menghadirkan fitur terapi, aplikasi ini juga memungkinkan para penyintas perundungan untuk melakukan konsultasi dengan para ahli,” ungkap Intan dalam keterangan tertulis Universitas Pertamina, Kamis (13/1/2022).

Baca juga: 5 Alasan Pasangan Selingkuh, Ini Penjelasan Sosiolog Unair

Upaya self healing ini, menurut Intan, diharapkan dapat membantu para pengguna untuk menyembuhkan diri dari efek perundungan, salah satunya depresi.

Dikutip dari laman Psychology Today, persentase keberhasilan self healing jika dilakukan dengan benar, mampu mencapai angka 18 hingga 75 persen.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.