Kompas.com - 26/02/2022, 13:59 WIB

KOMPAS.com - Belakangan ini kata metaverse sering didengar. Metaverse juga sering menjadi tema dalam pembahasan publik. Bahkan sejumlah pakar di perguruan tinggi juga mengomentari tentang kehadiran metaverse.

Perlu diketahui, metaverse merupakan bagian dari perkembangan teknologi web 3.0 dengan terwujudnya generasi yang lebih canggih dari teknologi yang sudah ada.

Mengutip dari akun Instagram Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Ristek dan Teknologi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Ditjen Diktiristek Kemendikbud Ristek), Sabtu (26/2/2022), metaverse mengemas konsep dunia virtual di mana seserang dapat membuat dan menjelajah dengan pengguna internet lainnya dalam bentuk avatar dirinya sendiri.

Dalam postingan Instagram Ditjen Diktiristek juga membahas serba serbi metaverse lainnya. Termasuk kelebihan dan kekurangan teknologi metaverse. Yuk simak bersama ulasan berikut ini.

Baca juga: Bank Muamalat Buka Lowongan Kerja bagi Lulusan SMA/SMK-D3, Yuk Daftar

Dalam dunia digital ini penggunanya dapat berinteraksi, bekerja atau bermain melalui headset realitas virtual, kacamata augmented reality atau perangkat lainnya.

Seperti apa metaverse?

1. Horizon

Di dunia metaverse merupakan dunia virtual yang dapat memilih atau membuat daerah sendiri. Seperti kantor, pegunungan, tempat bermain atau tempat apapun yang ingin dituju.

2. Avatar

Pengguna dapat menciptakan avatarnya sendiri sesuai dengan keinginannya. Seperti avatar manusia dengan gender laki-laki atau perempuan lengkap dengan pakaiannya. Atau berwujud lain seperti robot, binatang dan lain-lain.

3. Kegiatan virtual

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.