Kompas.com - 28/03/2022, 14:24 WIB

KOMPAS.com - Penyakit jantung menjadi salah satu penyakit mematikan di Indonesia. Ada banyak faktor penyebab penyakit jantung.

Mulai dari keturunan, pola makan, kebiasaan merokok, kurang berolahrga hingga stres. Seorang kardiologis terkemuka bahkan pernah menyatakan bahwa pekerja malam mengalami gangguan dalam tubuh terkait peningkatan risiko penyakit jantung.

Melihat kondisi ini, mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) menciptakan rompi pendeteksi serangan jantung koroner sebagai pertolongan cepat tanggap bagi penderitanya.

Mahasiswa yang terlibat dalam rompi pendeteksi serangan jantung koroner adalah Muhammad Cendekia Airlangga, Brilliant Rizqi Haqiqi, Renaka Agusta, Dwisainstia Aponno, dan Izzah Awwalin Khoirun Nisa.

Baca juga: Blesscon Buka 4 Posisi Lowongan Kerja bagi D3-S1, Buruan Daftar

Rompi untuk mendeteksi serangan jantung

Lima mahasiswa Fakultas Teknologi Elektro dan Informatika Cerdas ITS ini mempunyai gagasan cemerlang berupa rompi berbasis internet of things dan deep learning yang terhubung dengan aplikasi berbasis ponsel cerdas. Rompi tersebut diproyeksikan bekerja meniru proses kerja otak manusia

Salah seorang anggota tim, Dwisainstia Aponno mengungkapkan, ide ini lahir dari pengamatan mereka bahwa penyakit jantung merupakan salah satu penyebab kematian di Indonesia.

"Sehingga kami melihat adanya kesempatan untuk membuat alat yang dapat digunakan dan akurat dalam mendeteksi serangan jantung," terang perempuan yang akrab disapa Enzy seperti dikutip dari laman resmi ITS, Senin (28/3/2022).

Enzy menerangkan, mekanisme kerja rompi pendeteksi serangan jantung koroner. Pengguna akan diberi peringatan melalui smartphone untuk segera melakukan rujukan ke fasilitas kesehatan terdekat apabila terdeteksi adanya indikasi serangan jantung.

Baca juga: Dosen UGM Bagikan Tips Hilangkan Bau Mulut Bawaan dari Lahir

Rompi pendeteksi tidak ganggu aktivitas pengguna

Pada saat yang bersamaan, kondisi serta lokasi pengguna juga akan dikirimkan ke tenaga medis terdekat. Sehingga pertolongan pertama dapat dilakukan secara ringkas dan tepat.

Dengan tetap memperhatikan aspek kenyamanan penggunaan, rompi tersebut dirancang dengan beberapa pertimbangan khusus.

Halaman:


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.