Ini Jadwal, Syarat, dan Prosedur PPDB SMP di DKI Jakarta

Kompas.com - 29/05/2018, 10:39 WIB
Warga dilayani petugas di posko penerimaan peserta didik baru di Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Selasa (2/7/13). Menurut sejumlah petugas, sebagian warga meminta
perubahan data alamat domisili sesuai kartu keluarga yang baru. Perubahan dilakukan agar anak mereka bisa mendaftar di sekolah yang dituju. WISNU WIDIANTORO Warga dilayani petugas di posko penerimaan peserta didik baru di Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Selasa (2/7/13). Menurut sejumlah petugas, sebagian warga meminta perubahan data alamat domisili sesuai kartu keluarga yang baru. Perubahan dilakukan agar anak mereka bisa mendaftar di sekolah yang dituju.
  • PPDB Tahap Kedua Jalur Umum diperuntukkan bagi calon peserta didik baru :
    - yang bertempat tinggal/berdomisili di Provinsi DKI Jakarta; dan
    - yang bertempat tinggal/berdomisili di luar Provinsi DKI Jakarta;
    - belum pernah mendaftar pada PPDB Tahap Pertama.
  • Kuota yang disediakan untuk PPDB Jalur Umum adalah 35% (tiga puluh lima persen) dari daya tampung dengan rincian:
  • Kuota calon peserta didik yang berdomisili di Provinsi DKI Jakarta sebanyak 30% (tiga puluh persen), ditunjukkan dengan Kartu Keluarga yang dikeluarkan oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Provinsi DKI Jakarta dan tercatat dalam sistem data kependudukan paling akhir tanggal 1 Januari 2018;
  • Kuota calon peserta didik yang berdomisili di luar Provinsi DKI Jakarta sebanyak 5% (lima persen);
  • Pilihan sekolah pada saat pengajuan pendaftaran online untuk SMP maksimal 3 (tiga) sekolah;
  • Calon peserta didik baru yang diterima, wajib melakukan lapor diri di sekolah pilihan yang diterima sesuai jadwal;
  • Dalam hal kuota tidak terpenuhi pada pelaksanaan PPDB Tahap Kedua Jalur Umum, maka kuota dimaksud dilimpahkan kepada PPDB Tahap Ketiga Jalur Umum.

PPDB Tahap Ketiga Jalur Umum:

  • PPDB Tahap Ketiga dilaksanakan apabila terdapat sisa kuota setelah pelaksanaan PPDB Tahap Kedua Jalur Umum;
  • PPDB Tahap Ketiga Jalur Umum hanya untuk calon peserta didik baru yang berdomisili di Provinsi DKI Jakarta ditunjukkan dengan Kartu Keluarga (KK) yang dikeluarkan oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Provinsi DKI dan tercatat dalam sistem data kependudukan paling akhir tanggal 1 Januari 2018, dengan ketentuan sebagai berikut:
    - tidak diterima pada PPDB Tahap Pertama maupun PPDB Tahap Kedua;
    - belum mendaftar pada PPDB Tahap Pertama maupun Tahap Kedua;
    - diterima tetapi tidak lapor diri pada PPDB Tahap Pertama maupun kedua.
  • PPDB Tahap Ketiga, pelaksanaannya sama dengan PPDB Tahap Kedua Jalur Umum;
  • Calon peserta didik baru yang diterima, wajib melakukan lapor diri di sekolah pilihan sesuai jadwal.

Seleksi PPDB dilakukan secara online dan dilakukan dengan urutan langkah sebagai berikut:

1. Nilai rata-rata hasil US/M-BN atau UN/UNPK;
2. Urutan pilihan sekolah;
3. Perbandingan nilai US/M-BN atau UN/UNPK setiap mata pelajaran yang lebih besar dengan urutan: Bahasa Indonesia; Matematika; Ilmu Pengetahuan Alam
4. umur calon peserta didik baru.

Jadwal pelaksanaan Jalur Domisili Dalam DKI:

  • Pra Pendaftaran: 7-9 Juni 2018 dan 25-26 Juni 2018, pukul 08.00-14.00 WIB (Bagi calon peserta didik Asal Sekolah Luar DKI , Lulusan sebelum tahun 2017/2018 atau Lulusan Pendidikan Kesetaraan) di sekolah terdekat.
  • Verifikasi berkas dan cetak PIN: 25-27 Juni 2018, pukul 08.00-16.00 WIB di sekolah terdekat.
  • Pendaftaran dilaksanakan online: 25-27 Juni 2018, dengan pelayanan 24 jam (Hari pertama dibuka pkl 08.00 WIB; Hari terakhir ditutup pkl 14:00 WIB; Hari Minggu libur)
  • Proses seleksi online: 25-27 Juni 2018 dengan pelayanan 24 jam (mengikuti jadwal pendaftaran).
  • Pengumuman: 27 Juni 2018, pukul 16.00 WIB di sekolah tujuan dan online.
  • Lapor diri: 28-29 Juni 2018, pukul 08.00-16.00 WIB di sekolah tujuan.


Pengumuman bangku kosong dilaksanakan online 29 Juni 2018, pukul 18.00 WIB.

Jalur Domisili Luar DKI Jakarta

PPDB Jalur Domisili Luar DKI diperuntukkan bagi calon peserta didik baru yang bertempat tinggal/berdomisili di luar Provinsi DKI Jakarta.

PPDB bagi calon peserta didik baru SMP sebagai berikut :

1. Memiliki SKHUN SD/MI, DNUN Paket A atau SKYBS;
2. Berusia maksimal 15 (lima belas) tahun pada tanggal 1 Juli 2018.
3. Memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK) dengan memperlihatkan Kartu Keluarga (KK).

Pilihan sekolah pada saat pengajuan pendaftaran online untuk SMP maksimal 3 (tiga) sekolah.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X