Kenali 15 Tanda Gangguan Kesehatan Mental pada Anak

Kompas.com - 12/01/2020, 17:32 WIB
ilustrasi anak shutterstockilustrasi anak

Selain itu pengidap autisme termasuk anak yang sangat sulit untuk diajak fokus dan juga berinteraksi, mereka hanya menaruh fokus pada hal yang mereka sukai.

3. Retardasi Mental

Retardasi mental adalah keterbelakangan mental atau biasa disebut oligofrenia. Ini terjadi karena gangguan perkembangan intelejensia disertai mental anak yang tidak sesuai dengan usia seharusnya.

Penyebabnya bisa jadi karena proses patologis di otak yang disebabkan infeksi, racun, trauma atau gen. Gangguan ini bisa juga ditentukan oleh sikap sang anak dan juga tes IQ, namun tidak dianggap abnormal.

4. Diseleksia

Ini adalah gangguan dialami anak-anak ketika mereka tidak bisa membaca maupun kesulitan untuk menuliskan huruf dengan teratur dan berurutan. Hal ini bisa terlihat ketika mereka tidak bisa membedakan atau membaca susunan huruf dengan benar meski usianya sudah beranjak besar.

Ketika menggunakan kata atau membaca, anak diseleksia mengalami keterlambatan serta seringkali salah dalam membaca. Gangguan ini bukan berarti mereka menjadi bodoh dan mengalami penyakit fisik, namun karena informasi yang diterima otak sedikit berbeda.

5. Gangguan makan

Biasanya karena orangtua menyepelekan maka tanpa disadari anak mengalami gangguan makan, bahkan hingga usianya dewasa.

Kesulitan makan biasanya dijumpai pada pola anak yang cenderung tidak mau atau menolak untuk mengonsumsi makanan. Jika makan porsi yang dihabiskan tampak lebih sedikit dibandingkan anak-anak lainnya.

Perbedaan gangguan makan dengan anak yang sedang tidak nafsu makan umumnya hanya mempermainkan makanan, sulit mengunyah dan juga membuang makanan ketika dimasukan kemulut atau disuapi. Hal ini bukan dipengaruhi sosial.

Baca juga: Pendidikan Anak Usia Dini, Apa yang Harus Dicermati oleh Orangtua?

6. ADHD

ADHD biasa disebut sebagai Attention Deficit Hyperactivity Disorder. Dalam istilah Indonesia lebih sering disebut GPPH atau Gangguan Pemusatan Perhatian dan Hiperaktivitas.

Gangguan ini memiliki sifat neurobihavioral dimana anak akan terasa sulit diatur, dan terkesan tidak perduli akan nasihat orang sekitar. Selain itu mereka juga tampak sulit fokus pada suatu hal. Mereka akan menyelesaikan suatu target yang ditujukan atau diharapkan dengan sulit.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Close Ads X