Kompas.com - 27/02/2022, 14:00 WIB

KOMPAS.com - Berdasarkan data Direktorat Penanganan Sampah Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, pada tahun 2021 terdapat 23,040,652.28 ton timbulan sampah yang berasal dari sampah rumah tangga.

Lalu, sampah sejenis sampah rumah tangga di mana 28,29 persen dari total timbulan sampah yang ada merupakan jenis sampah sisa makanan dan 15.69 persen adalah sampah plastik.

Mengurangi sampah, bukan hanya tugas sebagian orang. Para pelajar, bisa berkontribusi dalam gerakan mengurangi sampah melalui pengelolaan sampah di rumah masing-masing.

Bagaimana cara mengelola sampah di rumah dengan benar? Berikut langkah-langkahnya dilansir dari laman Direktorat SMP Kemendikbud Ristek.

Baca juga: Zenius-Disney Hadirkan Platform Belajar Interaktif untuk Siswa SD

1. Memilah sampah

Terdapat 3 jenis sampah yaitu sampah organik, anorganik, dan B3. Tahukah kamu perbedaan antara ketiganya?

Sampah organik, sampah yang dapat membusuk dan terurai sehingga bisa diolah menjadi kompos. Misalnya, sisa makanan, daun kering, sayuran, dan lain-lain.

Sampah anorganik adalah sampah yang sulit membusuk dan tidak dapat terurai. Namun, sampah anorganik dapat didaur ulang menjadi sesuatu yang baru dan bermanfaat. Misalnya botol plastik, kertas bekas, karton, kaleng bekas, dan lain-lain.

Sedangkan sampah B3 adalah sampah yang merupakan bahan-bahan yang dapat membahayakan kesehatan atau kelangsungan hidup manusia, makhluk lain, dan lingkungan hidup seperti kalung bekas racun serangga , baterai bekas, lampu bekas, dan sampah bekas masker.

2. Menerapkan 3R

Menerapkan prinsip 3R merupakan salah satu langkah yang dapat dilakukan oleh siswa di rumah. 3R merupakan singkatan dari reduce (mengurangi sampah), reuse (menggunakan ulang sampah) , dan recycle (daur ulang sampah).

Baca juga: Cara Ampuh Usir Tikus di Rumah ala Ahli Tikus IPB

Kamu dapat mengurangi penggunaan bahan yang sulit didaur ulang seperti plastik. Bukan hanya mengurangi timbulan sampah, kamu juga dapat memanfaatkan sampah organik seperti sisa makanan dan sayuran di bawah sebagai pupuk kompos.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.