Kompas.com - 27/08/2020, 05:12 WIB
Tahapan perkembangan bahasa anak dari Kemendikbud. Tangkapan layar laman Direktorat PAUD KemendikbudTahapan perkembangan bahasa anak dari Kemendikbud.
|

7. Tulisan seperti coretan bisa terlihat seperti awal dari garis bergelombang, sedangkan gambarnya bebas mengalir dan melingkar. Tulisan biasanya ditautkan seperti tulisan tangan dan perbedaan antara simbol untuk menggambar dan menulis mulai dibuat. Tulisan dapat berarti sesuatu yang sangat berbeda setiap kali dibaca.

b. Tahap awal muncul keaksaraan (usia 3-5 tahun)

1. Pada tahap ini anak senang dibacakan buku cerita yang disukainya, bahkan seringkali minta dibacakan berulang-ulang. Anak bahkan ikut aktif mendengarkan orang dewasa yang membacakan buku cerita kesukaannya.

2. Anak juga senang mengingat syair puisi atau lagu yang memiliki bunyi yang sama, seperti tok-tok-tok suara sepatu, sepatuku kulit lembu, kudapat dari ibu karena rajin membantu.

3. Anak juga membuka-buka halaman buku dan bermain membaca dengan suara keras untuk diri anak sendiri.

4. Di tahap ini beberapa anak sudah mulai memperhatikan kata-kata dan mulai membaca tulisan cetak di buku cerita yang dibaca.

5. Tulisan anak-anak seperti kombinasi dari menggambar dan menulis, kadang kadang meniru buku bergambar sehingga ada tulisan cetakan pada halaman dengan gambar coretan besar.

6. Anak di tahap ini mulai menulis huruf-huruf dan angka, mulai sadar bahwa ada simbol-simbol untuk mengomunikasikan makna.

7. Anak mulai menirukan tulisan kata-kata dari namanya sendiri atau huruf awal namanya. Anak menemukan huruf-huruf yang terlihat hampir sama bentuknya ketika bereksplorasi dengan simbol-simbol, mencari tahu fitur huruf-huruf dan angka yang berbeda. Contoh: 3, B, E, 8 dan F.

c. Tahap keaksaraan awal (usia 6 tahun)

1. Pada tahap ini anak belajar konsep tentang sebuah kata. Anak mulai membaca kata-kata dengan suara keras, menyadari bahwa setiap kata yang tertulis memiliki kata yang diucapkan.

2. Membaca kata demi kata ini dikenal sebagai penunjuk suara atau penunjuk kata. Ketika kata itu dianggap anak tidak masuk akal, anak akan membaca ulang dan mengoreksi sendiri.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X